Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Zulkiflimansyah Dinobatkan jadi Wali Paer Bumi GOra NTB

| Senin, Mei 16, 2022 WIB Last Updated 2022-05-16T13:02:39Z
Gubernur NTB dinobatkan sebagai Wali Paer Bumi Gora NTB dalam kegiatan Sangkep Agung Aliansi Sasak Lombok Indonesia di Taman Buday NTB


PARAGRAF.co.id - Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah didapuk dan dinobatkan sebagai Wali Paer Gumi Gora NTB, dalam Sangkep Agung Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI), Minggu 15 Mei 2022, di Taman Budaya NTB, Kota Mataram.


Pertemuan besar para tokoh adat dan budaya Sasak Lombok itu membahas peran strategis para diaspora Lombok di seluruh penjuru tanah air untuk pembangunan bangsa, dan juga daerah NTB.


Sangkep Agung ASLI dihadiri sejumlah tokoh besar seperti  H Lalu Azhar (Mantan Wagub NTB 1995-2001), H Lalu Serinata (Mantan Gubernur NTB), Lalu Suryadi Jaya Purnama, ST (Anggota DPR RI Dapil Lombok), Prof. Mansur Ma'sum (Wali Pucuk MAS NTB), Lalu Bayu Windiya (Ketua Harian Majelis Adat Sasak NTB),

Lalu Winengan (Ketua Desak Satu NTB), 

Raja Siledendeng H Lalu Putria, serta para tokoh-tokoh adat masyarakat Sasak

Perwakilan Diaspora Masyarakat NTB seluruh Indonesia.


Wali Pucuk MAS NTB, Prof Mansur Maksum menjelaskan, ASLI terbentuk melalui kesepakatan para diaspora NTB yang ada di seluruh Indonesia.


"ASLI adalah satu satunya organisasi diaspora masyarakat Sasak Lombok yang ada di level nasional bahkan internasional," katanya.


Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, dirinya dan pemerintah provinsi NTB sangat mendukung  langkah dan program Diaspora NTB yang tersebar di seluruh Indonesia untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.


"Apalagi saat ini NTB sudah menjadi perhatian Dunia, MotoGP, MXGP dan beberapa event internasional dipercayakan pemerintah pusat digelar di NTB," katanya.


Dalam pertemuan itu, Gubernur Zulkieflimansyah dinobatkan sebagai Wali Paer Gumi Gora NTB karena kinerjanya yang dinilai cukup berhasil selama memimpin NTB.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Pucuk MAS NTB, Prof Mansur Maksum juga menyampaikan bahwa Majelis Adat Sasak (MAS) belum memiliki sekretariat atau kantor. 


Hal tersebut langsung dijawab oleh Gubernur Zulkieflimansyah pada sambutannya untuk dipersilahkan kepada MAS memilih kantor pemerintah mana saja yang bisa ditempati sebagai sekretariat MAS.

×
Berita Terbaru Update