![]() |
| Bupati Lombok Timur H. Khairul Warisin (tengah). |
PARAGRAFNEWS.id - Langkah cepat dan responsif ditunjukkan Haerul Warisin dalam merespons persoalan distribusi LPG 3 kg yang dikeluhkan masyarakat. Dengan mendatangi langsung Pertamina, Bupati memastikan bahwa suara masyarakat tidak berhenti di tingkat lokal, tetapi sampai kepada pihak yang memiliki kewenangan.
Di tengah dinamika yang berkembang, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian serta menyampaikan aspirasi secara terbuka. Menurutnya, partisipasi publik merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.
“Saya menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat. Ini adalah wujud tanggung jawab bersama dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
“Saya menyadari ini adalah tanggung jawab moral saya sebagai pemimpin. Walaupun ini bukan kewenangan daerah, saya tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan upaya-upaya konkret demi kepentingan masyarakat,”
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengajak seluruh elemen untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dan mengedepankan pendekatan kolaboratif. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan Pertamina diyakini menjadi kunci dalam mempercepat normalisasi distribusi LPG 3 kg.
Dengan langkah yang telah ditempuh serta dukungan semua pihak, Bupati optimistis bahwa dalam waktu dekat kondisi akan kembali stabil.

