![]() |
| Ketua Baznas RI dan rombongan bersama Baznas NTB dan Bupati Lombok Timur saat panen raya di Kabupaten Lombok Timur. |
PARAGRAFNEWS.id - Kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam program Lumbung Pangan membuahkan hasil signifikan. Petani binaan berhasil menggelar panen raya dengan potensi mencapai 400 ton jagung dari lahan seluas 50 hektare yang dipusatkan di Kabupaten Lombok Timur.
Panen raya berlangsung di Kecamatan Pringgabaya, Kamis (23/4/2026), dan dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi sekaligus Pembina Wilayah NTB H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., serta Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si.
Program ini merupakan bagian dari sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS NTB dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan petani mustahik. Sebanyak 32 petani yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan terlibat langsung, terdiri dari 27 laki-laki dan 5 perempuan. Mereka mengelola lahan pertanian di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni, Kecamatan Pringgabaya.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa keberhasilan panen raya ini menjadi bukti konkret efektivitas pengelolaan zakat secara produktif melalui kolaborasi pusat dan daerah.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara BAZNAS RI dan BAZNAS NTB, serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat. Program Lumbung Pangan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperkuat kapasitas petani dan membuka akses pasar,” ujarnya.
Selain jagung, program kolaboratif ini juga mengembangkan komoditas padi di wilayah Masbagik dan Sikur. Sebanyak 120 petani mustahik terlibat dalam pengelolaan lahan seluas 25 hektare dengan potensi panen mencapai 150 ton.
Sodik menambahkan, Lombok Timur dipilih sebagai pusat pengembangan program karena memiliki potensi pertanian yang besar serta dukungan ekosistem yang kuat. Ia berharap model kolaborasi ini dapat direplikasi di daerah lain.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS NTB yang dinilai mampu mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini sangat membantu petani, terutama dalam meningkatkan hasil dan pendapatan mereka. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Mahkamah Konstitusi RI Periode 2013–2015 Prof. Dr. H. Hamdan Zoelva, SH., MH., Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur Drs. H. Muhammad Kamli.
Secara nasional, program Lumbung Pangan BAZNAS telah berjalan di 9 provinsi dengan 22 titik lokasi. Hingga kini, program tersebut telah memberikan manfaat kepada 1.447 mustahik, dengan total penyaluran dana mencapai Rp6,19 miliar.

