Notification

×

Iklan

Iklan

Bank NTB Syariah Salurkan 10 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jerowaru

| Sabtu, Agustus 08, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T11:04:20Z
Bank NTB Syari'ah menyalurkan air bersih di Kecamatan Jerowaru Lombok Timur.


PARAGRAFNEWS.id – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, membuat kebutuhan air bersih masyarakat semakin mendesak. Kondisi tersebut juga berdampak pada meningkatnya harga air bersih, sehingga menambah beban ekonomi warga.

Di tengah situasi tersebut, Bank NTB Syariah KC Selong hadir melalui program bantuan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Sekaroh.

Bantuan tersebut difokuskan untuk sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, di antaranya Dusun Telone Timur, Telone Bat, dan Gubuk Jangki. Penyaluran dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa agar distribusi dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Branch Manager Bank NTB Syariah KC Selong, Alfian Irwan Adiguna, mengatakan bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian Bank NTB Syariah terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan air selama musim kemarau.

Menurutnya, distribusi air bersih tersebut juga merupakan bagian dari kegiatan sosial yang secara rutin dilakukan Bank NTB Syariah setiap tahun, khususnya ketika sejumlah wilayah mengalami kekeringan.

“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari program rutin Bank NTB Syariah,” jelas Alfian.

Distribusi Air Bersih Dilakukan Bertahap

Alfian menjelaskan, penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dalam kondisi normal, Bank NTB Syariah mendistribusikan sekitar dua hingga tiga tangki air setiap hari ke sejumlah titik yang membutuhkan. Bantuan tidak hanya disalurkan langsung kepada rumah warga, tetapi juga diarahkan ke fasilitas umum seperti tempat penampungan air dan rumah ibadah.

Pada penyaluran terbaru, jumlah bantuan ditingkatkan hingga mencapai 10 tangki air bersih. Penambahan tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan bantuan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akibat kekeringan.

Distribusi air tersebut juga menjangkau masjid setempat yang menjadi salah satu fasilitas penting bagi masyarakat. Air yang disalurkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan ibadah serta aktivitas mengaji.

Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Kondisi kekeringan tidak hanya menyulitkan warga dalam memperoleh air, tetapi juga meningkatkan pengeluaran rumah tangga. Harga air bersih yang mengalami kenaikan membuat sebagian masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, bantuan air bersih dari Bank NTB Syariah dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, bantuan tersebut turut meringankan beban ekonomi warga di tengah kondisi yang cukup sulit.

Masyarakat Desa Sekaroh menyambut baik bantuan tersebut. Ketersediaan air menjadi kebutuhan mendasar, baik untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas sosial dan keagamaan.

Program ini sekaligus menunjukkan peran Bank NTB Syariah tidak hanya sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut hadir memberikan manfaat sosial, khususnya bagi warga yang berada di wilayah rawan kekeringan.

Komitmen Bank NTB Syariah untuk Masyarakat

Bantuan distribusi air bersih di Desa Sekaroh menjadi bagian dari komitmen Bank NTB Syariah dalam menjalankan kepedulian sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat NTB.

Melalui program tersebut, Bank NTB Syariah diharapkan dapat terus memperkuat kontribusinya dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial dan lingkungan, termasuk ancaman kekeringan yang terjadi setiap musim kemarau.

Dengan kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat, distribusi bantuan air bersih diharapkan dapat terus dilakukan secara tepat sasaran sehingga kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak kekeringan tetap terpenuhi.

×
Berita Terbaru Update