Puisi Malam
Kita tidak lagi bisa saling bercengkrama
Tentang indahnya Bulan
Tentang karang-karang di Lautan
Tentang suara perahu-perahu Nelayan
Kini semua lapuk ditelan waktu dan sirna.
Malam telah menjadi bisu
Melupakan rasa dan karsa diantara kita
Menghanyutkan sisa-sisa rindu
Meninggalkan bayangan-bayangan
Waktu telah menjelma menjadi Momok
Dihantui bayangan yang kau tinggalkan
Langkah demi langkah kian menakutkan
Meraba melintas mencari harapan
Lalu apakah kau tau rasanya merasakan hilangnya harapan-harapan..?

