Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Idul Adha 2025, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Banyumulek

| Selasa, Mei 27, 2025 WIB Last Updated 2025-05-27T04:51:50Z
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Ketahanan Pangan NTB menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Banyumulek.(Diskominfotik NTB).


PARAGRAFNEWS.id – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Ketahanan Pangan NTB menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat, Selasa 27 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).


Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa GPM merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang hari raya.


“Kami berupaya menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga di bawah pasar, agar masyarakat bisa menyambut Idul Adha dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga,” ujar Aidy Furqan.



Lebih lanjut, Aidy menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan pemetaan terhadap kebutuhan pangan masyarakat di berbagai wilayah.


“Melalui kegiatan ini, kami bisa mengetahui jenis komoditas apa saja yang paling dibutuhkan masyarakat serta kendala yang mereka hadapi. Ini penting untuk perencanaan dan penyempurnaan program ketahanan pangan ke depannya,” jelasnya.



Salah seorang warga Banyumulek, Ibu Endang, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.


“Harganya jauh lebih murah dari pasar, selisihnya bisa sampai dua ribu rupiah. Kualitasnya pun bagus. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan, apalagi menjelang hari-hari besar,” ungkapnya.



GPM Libatkan Berbagai Stakeholder


Kegiatan GPM ini tidak hanya melibatkan instansi pemerintah daerah, tetapi juga dukungan dari berbagai stakeholder penting, seperti:


Bulog,Bank Indonesia (BI), Pusat Distribusi dan Pasar Mitra Tani (PUPM), Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian dan Perdagangan, ID Food, Ritel Modern seperti Niaga Supermarket, Ruby Supermarket, MGM Supermarket, dan Alfamart.


Dengan sinergi lintas sektor ini, masyarakat Banyumulek dan sekitarnya mendapatkan akses terhadap berbagai komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, telur, daging, ikan segar, sayuran, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau.


Gerakan Pangan Murah di Desa Banyumulek ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemprov NTB dalam menjaga ketahanan pangan daerah, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengendalikan inflasi khususnya pada masa-masa menjelang hari besar keagamaan.


Melalui GPM, pemerintah juga ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok di tengah fluktuasi harga pasar.

×
Berita Terbaru Update