![]() |
| SMAN 2 Mataram merayakan ulang tahun ke 48 dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan seni budaya, jalan sehat dan membentuk Ikatan Alumni.(Asror/PARAGRAFNEWS). |
PARAGRAFNEWS.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48, SMAN 2 Mataram menggelar acara Jalan Sehat Bareng Alumni Lintas Generasi pada Sabtu, 24 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah yang mempertemukan ratusan alumni dari berbagai angkatan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Dengan mengusung tema “Satu Hati, Satu Aksi untuk Almamater Tercinta”, acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempererat hubungan emosional antargenerasi dan memperkuat komitmen alumni terhadap pengembangan pendidikan di NTB.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting yang merupakan bagian dari keluarga besar SMAN 2 Mataram, antara lain Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB H. Abdul Aziz, para pejabat pemerintah, akademisi, politisi, pengusaha, hingga alumni angkatan pertama.
Kepala SMAN 2 Mataram, H. Abdul Qadir Alaydrus, S.P., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan reuni akbar perdana yang secara resmi mengundang seluruh angkatan alumni sejak sekolah ini berdiri.
“Ini bukan hanya peringatan ulang tahun biasa, melainkan ajang reuni besar yang mempertemukan alumni lintas generasi. Harapannya, silaturahmi yang terjalin ini bisa memberikan dampak nyata bagi pengembangan sekolah ke depan,” ujar Abdul Qadir.
Selain jalan sehat, serangkaian kegiatan juga digelar selama sepekan penuh, di antaranya lomba antarsiswa, pagelaran seni dan budaya, serta peluncuran resmi Ikatan Alumni SMAN 2 Mataram.
Pembentukan Ikatan Alumni SMAN 2 Mataram: Komitmen Kolektif untuk Pendidikan
Salah satu pencapaian penting dalam perayaan HUT ke-48 ini adalah pembentukan Ikatan Alumni SMAN 2 Mataram sebagai wadah resmi untuk mempererat komunikasi, kolaborasi, serta kontribusi alumni terhadap sekolah.
“Alumni SMAN 2 Mataram tersebar di berbagai sektor strategis-pemerintahan, pendidikan, bisnis, hingga keamanan negara. Kita ingin mengonsolidasikan potensi ini agar bisa memberikan kontribusi nyata kepada sekolah,” ujar Abdul Qadir.
Mantan Kepala SMAN 2 Mataram, Sahnan, yang juga menjadi penggagas pembentukan organisasi alumni ini, mengajak seluruh alumni untuk lebih peduli terhadap almamater.
“Kalau diundang, ayo hadir. Kalau diminta sumbangan, mari menyumbang. Ini bagian dari amal jariyah untuk tempat yang telah mendidik kita semua,” ucapnya.
Wali Kota Mataram dan Kadis Dikbud NTB Puji Perkembangan SMAN 2 Mataram
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengaku bangga atas kemajuan SMAN 2 Mataram, baik dari sisi infrastruktur maupun mutu pendidikan.
“Saya sangat senang bisa hadir, bertemu teman-teman lama, dan melihat langsung bagaimana SMAN 2 Mataram terus tumbuh dengan berbagai inovasi. Ini sekolah yang telah melahirkan generasi hebat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter seperti integritas dan kejujuran, selain kecerdasan akademik.
“Karena value dalam hidup ini tidak hanya kemampuan, tapi juga karakter dan integritas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, H. Abdul Aziz, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pihak dalam menjaga kualitas SMAN 2 Mataram.
“Saya adalah bagian dari sekolah ini, dan bangga bisa melihat adik-adik kita tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan produktif. Ini sekolah yang telah mencetak banyak tokoh penting di NTB,” katanya.
Ia juga memperkenalkan kampanye edukatif “Gerakan 7 Anak Indonesia Hebat” yang mencakup kebiasaan positif seperti bangun pagi, ibadah, olahraga, makan bergizi, belajar, bersosialisasi, dan tidur tepat waktu.
Perayaan HUT ke-48 ini menjadi simbol dari semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian alumni terhadap masa depan pendidikan. Melalui slogan “Satu Hati, Satu Aksi”, SMAN 2 Mataram menunjukkan bahwa sinergi antara sekolah dan alumni dapat menjadi kekuatan besar dalam mencetak generasi penerus yang cerdas dan berintegritas.
Acara ini juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk melibatkan alumni dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

