Notification

×

Iklan

Iklan

Undiksha Gelar Pelatihan Bahan Ajar STEM untuk Guru Kimia di SMAN 2 Mataram

| Rabu, Agustus 27, 2025 WIB Last Updated 2025-08-27T14:27:00Z


Undiksha saat menggelar pelatihan di SMAN 2 Mataram.

PARAGRAFNEWS.id - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia bagian timur. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) bagi guru mata pelajaran Kimia dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat (Malomba).


Kegiatan ini berlangsung di Aula SMAN 2 Mataram, Rabu 27 Agustus 2025 dan difasilitasi langsung oleh pihak sekolah sebagai tuan rumah.


Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, menyampaikan apresiasi kepada tim Undiksha yang telah berkenan memberikan pelatihan bagi para guru.


“Alhamdulillah, peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah bapak/ibu guru Kimia dari Mataram dan Lombok Barat. Tujuan kegiatan ini tentu untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar inovatif sesuai pendekatan pembelajaran abad ke-21,” ujarnya.


Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat penting karena dunia pendidikan kini dituntut untuk lebih adaptif dengan perkembangan zaman. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga fasilitator yang harus mampu menyiapkan siswa agar memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.


Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Undiksha, Prof. I Wayan Subagia, M.App.Sc., Ph.D, dalam sambutannya menegaskan bahwa Undiksha memiliki mandat untuk ikut serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di kawasan timur Indonesia.


“Undiksha mendapatkan mandat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah timur. Hal ini kami wujudkan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis STEM untuk guru Kimia di Malomba,” jelas Prof. Subagia.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala SMAN 2 Mataram beserta jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.


Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan materi teori, tetapi juga praktik langsung. Tim dosen Undiksha yang berkompeten di bidang pendidikan STEM memberikan pendampingan intensif kepada para guru.


Materi yang diberikan mencakup:

- Konsep dasar STEM dalam dunia pendidikan.

- Integrasi STEM ke dalam pembelajaran Kimia di kelas.

- Praktik penyusunan bahan ajar berbasis proyek yang menekankan keterampilan aplikatif.

- Pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem solving) untuk meningkatkan daya kritis siswa.


Metode ini diharapkan dapat memperkaya variasi strategi pembelajaran di sekolah, sehingga siswa lebih termotivasi untuk memahami konsep Kimia secara kontekstual dan aplikatif.


Pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari para guru yang hadir. Mereka menilai pendekatan STEM sangat relevan untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.


Salah seorang peserta menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini, guru mendapat perspektif baru dalam menyusun bahan ajar yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga menghubungkan konsep Kimia dengan kehidupan nyata.


Pendekatan STEM diyakini mampu mendorong siswa untuk lebih aktif, berpikir kritis, serta mampu memecahkan masalah nyata yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.


Lebih lanjut, Prof. Subagia menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari program rintisan Undiksha yang bekerjasama dengan Sogang University, Korea Selatan. Dukungan pendanaan juga datang dari universitas mitra internasional tersebut.


“Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat jaringan akademik, tetapi juga menjadi peluang besar untuk membawa praktik pendidikan global agar bisa diterapkan secara kontekstual di Indonesia,” tambahnya.


Kolaborasi ini sekaligus membuktikan bahwa pengembangan pendidikan di NTB tidak bisa berdiri sendiri, melainkan perlu sinergi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis STEM yang digelar Undiksha diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong inovasi pembelajaran di NTB.


Melalui kegiatan ini, guru-guru Kimia di Mataram dan Lombok Barat dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai kebutuhan siswa di era digital. Dengan begitu, kualitas pembelajaran di sekolah dapat meningkat dan menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan zaman.

×
Berita Terbaru Update