Notification

×

Iklan

Iklan

Gotong Royong Spektakuler, Pembuatan Tetaring Hultah ke-90 Madrasah NWDI Rampung Hanya Tiga Jam

| Minggu, September 21, 2025 WIB Last Updated 2025-09-21T12:44:45Z
Penampakan gotong royong jamaah NW saat membuat tetaring di lokasi tempat akan diadakannya Hultah Madrasah NWDI di Anjani Oktober mendatang.


PARAGRAFNEWS.id - Antusiasme tinggi warga Nahdlatul Wathan (NW) dalam menyambut Hari Ulang Tahun (Hultah) ke-90 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) terlihat jelas pada Ahad (21/9/2025). Ribuan jemaah NW dari berbagai daerah di Pulau Lombok kompak bergotong royong membangun tetaring (atap dari anyaman daun kelapa) di Medan Hultah, Lapangan Hj. Siti Raehanun Zainuddin Abdul Madjid, Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Abdul Madjid, Anjani, Lombok Timur.


Warga NW, tua dan muda, berbondong-bondong datang sejak pukul 07.00 Wita dengan berbagai kendaraan yang mengangkut bambu, tali, parang, gergaji, anyaman kelapa, serta perlengkapan lainnya. Bahkan, sejumlah pengurus NW dari daerah jauh seperti Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Utara telah mengirim bahan tetaring sehari sebelumnya.


Koordinator Divisi Tetaring Panitia Hultah ke-90, TGH. Muhammad Solehudin, mengatakan, tahun ini panitia melibatkan seluruh pengurus NW se-Pulau Lombok, Barisan Hizbullah NW, hingga badan otonom NW untuk bersama-sama mendirikan tetaring.


“Semua elemen pengurus NW se-Lombok melebur menjadi satu untuk membangun tetaring ini. Ada yang memasang tiang, mendirikan bambu, hingga menaikkan kelansah (anyaman daun kelapa),” ungkap Panglima Barisan Hizbullah NW itu.


Menurutnya, pekerjaan besar ini bisa diselesaikan cepat karena dibagi sesuai wilayah. PD NW Lombok Tengah mengerjakan halaman Masjid Jami’ DQH NW Anjani, sedangkan PD NW Lombok Barat, Kota Mataram, dan KLU bertugas di sekitar panggung utama. Sementara itu, PD NW Lombok Timur dibagi menjadi 12 kelompok dengan lokasi berbeda.


“Alhamdulillah, berkat kekompakan jemaah NW, lahan kurang lebih 3 hektare untuk arena Hultah Akbar ke-90 ini tuntas dalam waktu hanya tiga jam,” jelasnya.


TGH Soleh menekankan bahwa pembangunan tetaring bukan hanya urusan fisik semata, tetapi juga memiliki nilai batin. Kekompakan dan semangat gotong royong warga NW mencerminkan pengamalan ajaran Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang selalu menekankan persaudaraan dan keikhlasan.


Menariknya, tak hanya kaum laki-laki yang terlibat dalam pembangunan. Muslimat NW ikut ambil bagian dengan menyiapkan konsumsi berupa nasi, kopi, dan minuman untuk para pekerja.


“Atas nama panitia kami ucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada jemaah NW. Dengan kerja sama dan keikhlasan, medan Hultah bisa selesai dengan cepat dan lancar,” tutup TGH Soleh.


Sekretaris Panitia Hultah ke-90, M. Zainul Pahmi, menambahkan, panitia juga menyiapkan logistik untuk memastikan jemaah tetap kuat dan segar selama bergotong royong.


“Kami siapkan 100 dus air mineral dan kopi siap minum untuk para jemaah yang membangun tetaring. Ini bentuk kepedulian kami agar mereka tetap bersemangat bekerja secara sukarela,” ujarnya.


Gotong royong membangun tetaring ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan warga NW dalam menyambut Hultah Madrasah NWDI yang ke-90 tahun. Perayaan akbar ini akan dipusatkan di Anjani, Lombok Timur, dan diperkirakan dihadiri oleh ratusan ribu jemaah NW dari berbagai daerah.

×
Berita Terbaru Update