Notification

×

Iklan

Iklan

Bank NTB Syariah Perluas Pojok NTBS di Tiga Pasar Tradisional Kota Mataram, Dorong Digitalisasi dan UMKM

| Senin, Januari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T18:30:25Z


PARAGRAFNEWS.id - Menyusul kesuksesan implementasi digitalisasi di Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah berkomitmen memperluas jangkauan layanan keuangan syariahnya dengan membuka fasilitas Pojok NTBS di tiga pasar tradisional strategis di Kota Mataram. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan berbasis digital dan meningkatkan inklusi keuangan syariah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa ekspansi ini merupakan respons atas tingginya antusiasme pedagang pasar terhadap sistem pembayaran non-tunai, khususnya QRIS.

“Melihat antusiasme pedagang di Pasar Dasan Agung yang kini telah mencapai 129 merchant aktif QRIS, kami ingin mereplikasi model keberhasilan ini di pasar lainnya. Pojok NTBS akan menjadi pusat literasi dan pendampingan transaksi digital secara real time,” ujar Nazaruddin.

Perluasan Ekosistem Digital di Pasar Tradisional

Pemilihan tiga pasar tradisional di Kota Mataram tersebut didasarkan pada potensi ekonomi, jumlah pedagang, serta tren peningkatan penggunaan transaksi non-tunai. Kehadiran Pojok NTBS diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan tradisional.

Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong digitalisasi UMKM serta memperkuat sistem pembayaran nasional berbasis QRIS.

Hingga Desember 2025, pertumbuhan transaksi QRIS di pasar tradisional NTB menunjukkan tren positif, baik dari sisi frekuensi maupun nominal transaksi. Selain itu, saldo rekening pedagang yang mengendap di Bank NTB Syariah juga mengalami peningkatan setiap bulan, mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah daerah.

Fungsi Strategis Pojok NTBS

Pojok NTBS dirancang sebagai pusat layanan terpadu di lingkungan pasar tradisional dengan sejumlah fungsi strategis, antara lain:

Layanan Pengaduan Cepat

Menangani kendala teknis transaksi QRIS secara langsung di lokasi pasar serta meningkatkan literasi keuangan syariah.

Pendampingan Merchant

Membantu pedagang dalam mengoperasikan aplikasi perbankan digital, termasuk aktivasi QRIS dan monitoring transaksi.


Memberikan informasi terkait skema pembiayaan produktif yang kini menjadi prioritas Bank NTB Syariah, khususnya bagi pelaku UMKM dibandingkan sektor konsumtif.


Melalui pendekatan ini, Bank NTB Syariah tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga menjadi mitra strategis pedagang dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.


Ekspansi Pojok NTBS juga menjadi wujud sinergi antara perbankan dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis pasar tradisional. Digitalisasi transaksi dinilai mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta keamanan dalam bertransaksi.


Dengan perluasan fasilitas ini, Bank NTB Syariah optimistis angka inklusi keuangan syariah di Kota Mataram akan meningkat signifikan hingga akhir 2026. Transformasi digital di pasar tradisional diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat daya saing ekonomi lokal NTB.


Ke depan, Bank NTB Syariah menargetkan model Pojok NTBS dapat direplikasi secara bertahap di berbagai pasar tradisional lainnya di wilayah NTB, guna mempercepat terciptanya ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.

×
Berita Terbaru Update