![]() |
| Hari Jadi NW Bakal digelar di Anjani Lombok Timur pekan ini. |
PARAGRAFNEWS.id - Peringatan Hari Jadi (HADI) ke-73 Nahdlatul Wathan (NW) akan dipusatkan di Yayasan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Lombok Timur, pada Sabtu, 7 Maret 2026, bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 Hijriah. Momentum ini menjadi refleksi tujuh dasawarsa pengabdian organisasi Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah.
Keputusan pemusatan kegiatan di Anjani ditetapkan dalam rapat silaturahmi dan konsolidasi pengurus Majelis Dakwah Hamzanwadi II. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Maulanasyaikh Dr. TGKH. Muhammad Zainuddin Atsani, menyampaikan bahwa Anjani dipilih berdasarkan hasil musyawarah para tokoh dan penglingsir organisasi.
“Dipusatkan di Anjani karena itu keputusan para tokoh dan penglingsir agar kita semakin solid dan kompak. Anjani adalah karya Ummuna. Setelah sebelumnya di Pancor dan Kalijaga, kini kita kembali ke Anjani untuk memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
HADI ke-73 Nahdlatul Wathan tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Cinta HAMZANWADI Menjaga Martabat Negeri.” Tema tersebut menjadi penegasan komitmen warga Nahdliyyin dan Nahdliyyat untuk terus meneladani perjuangan pendiri NW, Pahlawan Nasional al-Maghfurlahu TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Nahdlatul Wathan sendiri didirikan pada 1 Maret 1953 dan telah berkembang menjadi organisasi Islam dengan jaringan pengurus di seluruh provinsi di Indonesia, serta perwakilan di sejumlah negara seperti Arab Saudi, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Ribuan lembaga pendidikan di bawah naungan NW menjadi bukti konsistensi organisasi dalam membangun sumber daya manusia berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.
Rangkaian Kegiatan HADI NW ke-73 Bertepatan Ramadan 1447 H
Peringatan HADI ke-73 NW 2026 terasa istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 H. Pengurus Besar NW bersama panitia pelaksana telah menyiapkan sejumlah agenda nasional yang melibatkan seluruh struktur organisasi, baik di dalam maupun luar negeri.
Beberapa rangkaian kegiatan tersebut antara lain:
Pemasangan 73.000 bendera dan atribut HADI NW di berbagai daerah sepanjang Maret 2026.
Khataman Al-Qur’an dan pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan secara serentak melalui platform virtual.
Webinar internasional bertema “Berakhlaq dengan Al-Quran di Tengah Distraksi Digital” pada 6 Maret 2026.
Gerakan pembagian 73.000 paket takjil sebagai aksi sosial nasional bagi masyarakat.
Rangkaian ini menjadi bentuk syiar Ramadan sekaligus penguatan nilai spiritual dan sosial warga Nahdlatul Wathan.
Ketua Panitia HADI ke-73 NW, H. Syamsu Rijal, MH, menyampaikan bahwa persiapan acara puncak di Anjani telah mencapai tahap final. Ia mengungkapkan, peringatan tahun ini diproyeksikan menjadi perhatian nasional dengan rencana kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara.
“Pelaksanaan puncak Hari Jadi ke-73 Nahdlatul Wathan akan kami laksanakan di Anjani pada 7 Maret 2026, bertepatan dengan malam 17 Ramadan 1447 H. Insyaallah, jika tidak ada aral melintang, acara ini akan dihadiri oleh beberapa Menteri Kabinet Merah Putih,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran para menteri tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat atas kontribusi nyata Nahdlatul Wathan dalam pembangunan pendidikan, penguatan karakter bangsa, dan dakwah Islamiyah selama lebih dari tujuh dekade.
Melalui surat instruksi resmi Nomor 025/PBNW-XV/II/2026, Ketua Umum PBNW, Dr. TGKH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, M.Pd.I, mengimbau seluruh warga Nahdliyyin dan Nahdliyyat untuk memperbanyak amalan ibadah di bulan Ramadan.
Ia mengajak seluruh kader untuk meningkatkan tadarus Al-Qur’an, i’tikaf, zakat, dan infak sebagai wujud syukur atas usia organisasi yang ke-73 serta penguatan spiritualitas kolektif warga NW.
Perbedaan HADI NW dan Hultah NWDI
Menjawab pertanyaan publik mengenai perbedaan HADI NW dan Hultah NWDI, Ketua Umum PBNW menjelaskan bahwa keduanya memiliki makna yang berbeda secara kelembagaan.
“HADI NW adalah hari jadi organisasi Nahdlatul Wathan sebagai ormas,” jelasnya.
Sementara itu, Hultah NWDI merupakan peringatan hari berdirinya lembaga pendidikan yang menjadi cikal bakal organisasi, yakni NWDI untuk putra dan NBDI untuk putri.
“Hultah NWDI yang dirayakan adalah pendidikannya, madrasah yang didirikan oleh pendiri,” tambahnya.
Dengan pemusatan kegiatan HADI ke-73 Nahdlatul Wathan di Anjani, panitia berharap momentum ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga penguat soliditas organisasi dan peneguhan cinta HAMZANWADI dalam menjaga martabat negeri.

