Notification

×

Iklan

Iklan

Bang Akim Serukan Politik Santun, Tolak Provokasi dan Hoaks demi Jaga Kamtibmas NTB

| Kamis, Juni 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-25T11:38:08Z
Ketua Garda Satu NTB Abdul Hakim.


PARAGRAFNEWS.id - Ketua Garda Satu NTB, Abdul Hakim atau yang akrab disapa Bang Akim, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di tengah dinamika politik nasional yang berkembang saat ini.


Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap stabilitas sosial dan politik di NTB agar tetap aman, damai, dan harmonis meskipun terjadi perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi.


Menurut Bang Akim, masyarakat perlu menyikapi perkembangan politik secara dewasa dan bijaksana. Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan maupun pandangan politik tidak menjadi pemicu konflik yang dapat mengganggu persatuan dan ketenteraman masyarakat.


"Dengan perkembangan dinamika politik saat ini, mari kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah yang kita cintai ini, yakni Provinsi NTB," ujar Abdul Hakim Kamis 25 Juni 2026 di Mataram.


Ia menegaskan bahwa demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan kritik. Namun demikian, kritik harus disampaikan secara santun, bertanggung jawab, dan tidak memprovokasi masyarakat.


Menurutnya, narasi-narasi yang mengandung ujaran kebencian, fitnah, maupun informasi yang belum terverifikasi hanya akan memperkeruh suasana dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.


"Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun kritik yang disampaikan harus tetap berada dalam koridor tanggung jawab dan tidak memanaskan situasi," tegasnya.


Bang Akim juga mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan platform digital lainnya.


Menurutnya, maraknya hoaks dan informasi yang belum jelas sumbernya dapat memicu kesalahpahaman, memperbesar polarisasi, bahkan mengganggu stabilitas daerah jika tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.


"Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, persaudaraan, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.


Selain mengajak masyarakat menjaga kondusivitas daerah, Bang Akim juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia berharap warga tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi gangguan keamanan, penyebaran hoaks, maupun aktivitas yang berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.


"Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting. Jika ada hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan agar bisa ditangani secara cepat dan tepat," ujarnya.


Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


Di akhir pernyataannya, Bang Akim mengajak seluruh masyarakat NTB untuk terus menjaga semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong sebagai modal utama menjaga stabilitas daerah.


Ia berharap NTB tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan serta aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.


"NTB adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dengan sikap yang santun, bijak, dan bertanggung jawab dalam menyikapi setiap perkembangan yang terjadi," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update