Notification

×

Iklan

Iklan

Unram dan Komisi X DPR RI Kunjungi Mahasiswa Penerima KIP Kuliah

| Sabtu, Oktober 17, 2026 WIB Last Updated 2026-10-28T04:22:20Z


PARAGRAFNEWS – Universitas Mataram (Unram) bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, melakukan kunjungan langsung ke kediaman mahasiswa baru penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Kunjungan pada Sabtu (17/10/2026) tersebut bertujuan memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran sekaligus memperkuat komitmen terhadap pendidikan inklusif.


Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., mendampingi Lalu Hadrian Irfani dalam kunjungan untuk memverifikasi kondisi sosial dan ekonomi keluarga mahasiswa penerima bantuan. Langkah ini menjadi upaya memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.


Kunjungan pertama dilakukan di kawasan Pelembak, Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Rombongan menyambangi kediaman Annisa Aidina Zahrah, mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unram.


Annisa diterima melalui jalur seleksi mandiri dan berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai kusir cidomo, sedangkan ibunya membantu perekonomian keluarga dengan menjalankan usaha kecil di rumah.


Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unram berpesan agar Annisa memanfaatkan kesempatan kuliah dengan sebaik-baiknya, baik melalui kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.


“Kuliah itu harus rajin dan berprestasi. Manfaatkan waktu belajar dengan maksimal, ikuti kegiatan positif seperti English Club, siapkan proyek-proyek yang bermanfaat, serta aktif mengejar berbagai peluang hibah kompetisi mahasiswa. Tetaplah bersyukur, terus upgrade diri, dan jadilah kebanggaan bagi orang tua serta daerah,” tutur Rektor memberikan dorongan semangat.


Annisa mengaku bersyukur mendapatkan bantuan KIP Kuliah karena dapat meringankan beban biaya pendidikan yang harus ditanggung keluarganya.


“Bagi saya, mendapatkan beasiswa KIP-K merupakan kebahagiaan yang sangat besar. Saya sangat bersyukur karena bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan membantu orang tua meringankan beban biaya pendidikan. Beasiswa ini membuat saya semakin semangat berkuliah dan belajar dengan sungguh-sungguh. Pesan saya kepada teman-teman yang memiliki keterbatasan ekonomi, jangan pernah menyerah. Carilah informasi beasiswa dan jangan takut untuk mengejar mimpi,” ungkap Annisa penuh optimisme.


Setelah dari Kota Mataram, rombongan melanjutkan kunjungan ke Dusun Tampak Siring, Desa Lekong Pentelahan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Di lokasi tersebut, rombongan menemui Lispia Cytra Lestari, mahasiswa baru Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unram.


Lispia diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Ia berasal dari keluarga petani yang tidak memiliki lahan sawah sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pendidikan anak-anaknya, ayah Lispia juga bekerja menerima jasa perbaikan lampu dari rumah ke rumah.


Ketertarikan Lispia terhadap bidang kelistrikan tumbuh dari kebiasaannya memperhatikan dan membantu ayahnya memperbaiki instalasi listrik. Pengalaman tersebut mendorongnya memilih Program Studi Teknik Elektro.


Rektor Unram berpesan agar Lispia tetap fokus dan disiplin dalam menjalani perkuliahan, mengingat bidang studi yang dipilih membutuhkan ketekunan dan penguasaan ilmu yang baik.


Dalam kunjungan itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, menekankan pentingnya dukungan keluarga dan pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Ia juga meminta keluarga Lispia menyediakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif di rumah.


“Hasil verifikasi langsung di lapangan ini menunjukkan bahwa data yang tercatat benar-benar sesuai dengan realita di lapangan. Program KIP Kuliah ini terbukti tepat sasaran dan hadir nyata sebagai solusi bagi anak-anak bangsa yang berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat mengenyam pendidikan tinggi,” tegas Wakil Ketua Komisi X DPR RI.


Lispia dan kedua orang tuanya turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Unram dan pemerintah melalui program bantuan pendidikan tersebut.


“Saya sangat bersyukur atas beasiswa KIP Kuliah ini karena sangat meringankan beban orang tua saya. Harapan saya kepada Universitas Mataram adalah agar terus memperluas jangkauan bantuan ini bagi siswa-siswi kurang mampu lainnya. Sehingga makin banyak anak bangsa yang bisa berkuliah dengan tenang tanpa dibayangi kecemasan biaya,” ujar Lispia.


Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya Unram dalam mengawal pelaksanaan program KIP Kuliah agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Melalui verifikasi langsung, perguruan tinggi bersama pemerintah dapat memastikan bantuan pendidikan menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.


Program ini juga diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu sehingga keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih cita-cita dan meningkatkan kualitas hidup.

×
Berita Terbaru Update