![]() |
| Baznas NTB Bantu Fasilitasi Kepulangan PMI Bermasalah di Luar Negeri. |
PARAGRAFNEWS.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) NTB turut ambil bagian dalam proses pemulangan 18 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) asal NTB dari Malaysia. Keterlibatan BAZNAS ini merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur NTB dalam memastikan para PMI dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan layak.
Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan bagi warga NTB, termasuk para PMI yang mengalami permasalahan di luar negeri.
“Atas arahan Gubernur NTB, BAZNAS ikut serta memfasilitasi kepulangan mereka, terutama dalam pembiayaan transportasi dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Lombok, serta memberikan uang saku selama perjalanan,” ujar Iqbal Murad, Jum'at 24 April 2025 di Mataram.
Pemulangan 18 PMI-B ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Para PMI tersebut sebelumnya bekerja dan menetap di Malaysia dalam kurun waktu cukup lama, antara 2 hingga 16 tahun, sebelum akhirnya menghadapi berbagai persoalan yang berujung pada deportasi oleh otoritas setempat.
Proses pemulangan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnakertrans NTB, H. Isnanto Karyawan, SP. Ia memastikan seluruh tahapan berjalan aman, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Adapun rincian asal daerah PMI-B yang dipulangkan meliputi:
Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 10 orang, Kabupaten Lombok Timur sebanyak 5 orang, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 2 orang, Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 1 orang.
BAZNAS NTB memandang dukungan ini sebagai bagian dari peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada dalam kondisi darurat dan rentan.
Kolaborasi antara BAZNAS NTB dan Pemerintah Provinsi NTB ini diharapkan dapat terus diperkuat dalam upaya memberikan perlindungan menyeluruh kepada PMI, mulai dari proses keberangkatan, saat bekerja di luar negeri, hingga pemulangan ke tanah air.
Selain itu, BAZNAS NTB juga mendorong adanya edukasi dan pendampingan bagi calon PMI agar berangkat melalui jalur resmi, sehingga dapat meminimalisir risiko permasalahan di negara tujuan.
Langkah cepat dan sinergi lintas lembaga ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dan lembaga zakat dalam melindungi serta membantu masyarakat NTB, khususnya para pekerja migran yang menghadapi situasi sulit di perantauan.

